Situspendidikan.com
– Membaca suatu teks dengan keras dapat membantu peserta didik memfokuskan
perhatian secara mental, menimbulkan pertanyaan-pertanyaan, dan merangsang
diskusi.
Strategi
tersebut mempunyai efek pada memusatkan perhatian dan membuat suatu kelompok
yang kohesif.
Prosedur
dari strategi ini adalah sebagai berikut :
· Guru memilih sebuah
teks yang cukup menarik untuk dibaca dengan keras, misalnya tentang manasik
haji. Guru hendaknya membatasi dengan suatu pilihan teks yang kurang dari 500
kata.
· Guru menjelaskan teks
itu pada peserta didik secara singkat. Guru memperjelas poin-poin kunci atau
masalah-masalah pokok yang dapat diangkat.
· Guru membagi bacaan
teks itu dengan alinea-¬alinea atau beberapa cara lainnya. Guru menyuruh
sukarelawan-sukarelawan untuk membaca keras bagian-bagian yang berbeda.
· Ketika bacaan-bacaan
tersebut berjalan, guru menghentikan di beberapa tempat untuk menekankan poin-poin
tertentu, kemudian guru memunculkan beberapa pertanyaan, atau memberikan
contoh-contoh. Guru dapat membuat diskusi-diskusi singkat jika para peserta
didik menunjukkan minat dalam bagian tertentu. Kemudian guru melanjutkan dengan
menguji apa yang ada dalam teks tersebut.
· Guru melakukan
kesimpulan, klarifikasi, dan tindak lanjut.
Catatan :
Ketiga
contoh strategi di atas bertujuan untuk lebih memotivasi pembelajaran aktif
secara individu. Sedangkan contoh berikutnya lebih memotivasi belajar aktif
bersama, cooperative learning.

makasih ya infonya, Jasa Pembuatan Toko Online - Jilbab Terbaru
BalasHapusJasa Web Murah :
Jasa Pembuatan Web Murah
serta Tokopedia