Situspendidikan.com
- Metode ceramah (melulu ceramah) adalah metode yang paling disuka dan banyak
digunakan guru dalam proses pembelajaran di kelas, karena dianggap paling mudah
dan praktis dilaksanakan.
Meskipun
metode ceramah memiliki kelebihan, mari kita melakukan refleksi terhadap
kelemahan metode ceramah dan kemudian kita maksimalkan penerapannya sehingga
menjadi ”metode ceramah plus” atau “ Ceramah bervariasi”.
Beberapa
Kelemahan Metode Ceramah :
·
Bersifat
monoton (tidak variatif).
·
Cepat
Membosankan.
·
Siswa
tidak aktif.
·
Informasi
hanya satu arah.
·
Feed
back (umpan balik) relatif rendah.
·
Terlalu
menggurui dan dirasa melelahkan siswa.
·
Kurang
melekat pada ingatan siswa (short term memory).
·
Kurang
terkendali, baik waktu maupun materi.
·
Kurang
mengembangkan kreatifitas siswa.
·
Menjadikan
siswa hanya sebagai objek didik.
·
Kurang
merangsang siswa untuk membaca.
Saran
memaksimalkan metode ceramah :
a.
Membangun minat siswa : awali dengan
cerita atau gambar/ ilustrasi menarik.
· Ajukan kasus atau masalah.
· Ajukan pertanyaan
b.
Maksimalkan pemahaman dan ingatan/kesan
siswa :
· Berikan kata-kata
kunci.
· Beri contoh dan
analogi.
· Gunakan multimedia
visual/ Audio visual atau media lainnya.
c.
Melibatkan siswa :
· Beri kesempatan siswa
menjawab pertanyaan dan memberi contoh.
· Selingi penyajian
dengan aktivitas singkat (kondisional)
d.
Memperkuat pembelajaran :
· Terapkan materi
pembelajaran pada masalah
· Minta siswa mengkaji
ulang materi yg disampaikan.

0 Response to "Langkah-langkah Metode Pembelajaran Strategi Ceramah Plus (Ceramah Bervariasi/ ceramah interaktif)"
Posting Komentar